Beranda > Berita > Berbagi Teknologi > Papan sering rusak? Jinakkan ekstruder Anda dalam tiga langkah untuk menghilangkan kerapuhan papan busa PVC.

2025-08-22

1802

Papan sering rusak? Jinakkan ekstruder Anda dalam tiga langkah untuk menghilangkan kerapuhan papan busa PVC.

Ketika papan busa PVC menjadi rapuh seperti kue, kita sering langsung mencurigai adanya “masalah formulasi”. Namun, penyebab lebih dari 90% kerusakan papan bukanlah formulanya, melainkan “plastisisasi yang tidak tepat” selama pengoperasian peralatan.

Panduan ini akan memberikan solusi lengkap, mulai dari konsep inti hingga langkah-langkah praktis, untuk mengatasi akar permasalahan secara menyeluruh.

 

1. Konsep Inti: Lupakan Formulasi, Fokus pada Plastisisasi

Apa yang dimaksud dengan Plastisisasi?

Sederhananya, plastisisasi melibatkan peleburan bubuk kering PVC dalam ekstruder melalui panas dan geseran yang kuat (pengadukan dan pengulenan) dari sekrup. Hal ini memungkinkan rantai molekul untuk sepenuhnya terlepas dan terbelit. Proses ini seperti menguleni adonan: Hanya dengan menguleni secara menyeluruh, adonan bisa menjadi kenyal, tangguh, dan tidak mudah pecah.

Konsekuensi dari Plastisisasi yang Tidak Tepat:

Jika plastisisasi tidak mencukupi, rantai molekul PVC tidak sepenuhnya menyatu. Bagian dalam papan menyerupai butiran pasir yang tak terhitung jumlahnya, nyaris tidak direkatkan. Struktur yang longgar dan ketangguhan yang buruk membuatnya rapuh secara alami dan mudah patah.

Kesimpulan Inti:

Kunci untuk memecahkan masalah lembaran yang rusak tidak terletak pada penyesuaian stabilisator dan pelumas dalam formulasi, tetapi dalam mengelola dan mengoptimalkan proses “plastisisasi” dalam ekstruder.

 

2. Diagnosis yang Akurat - Memahami “Detak Jantung” Extruder

Bagaimana cara menentukan apakah plastisisasi itu bagus? Jangan mengandalkan intuisi atau hanya mengamati penampilan lembaran. Alih-alih, belajarlah untuk memahami “detak jantung” ekstruder - arus motor utama.

Seperti namanya, arus motor utama adalah arus yang dikonsumsi oleh motor utama yang menggerakkan sekrup ekstruder. Ini secara langsung mencerminkan hambatan yang dihadapi oleh sekrup selama rotasi.

  • Arus terlalu rendah: Ini adalah tanda yang paling khas dari plastisisasi yang buruk. Arus rendah mengindikasikan bahwa sekrup mudah berputar, bahannya terlalu “licin”, dan terdorong keluar dari sekrup sebelum membentuk lelehan kental, tanpa “diremas” sepenuhnya.”
  • Arus terlalu tinggi: Resistensi yang berlebihan dapat disebabkan oleh suhu rendah atau masalah formulasi, yang menyebabkan peralatan kelebihan beban dan risiko kerusakan.
  • Arus stabil dalam kisaran yang wajar: Hal ini mengindikasikan bahwa bahan telah membentuk lelehan yang seragam dan kental di dalam laras, menghasilkan resistensi yang konstan dan stabil terhadap sekrup. Ini adalah tanda plastisisasi yang bagus.

3. Langkah Praktis - Cara “Menjinakkan” Extruder

Setelah Anda memahami konsep inti dan metode diagnostik plastisisasi, pemecahan masalah menjadi sederhana dan ilmiah. Solusi yang tepat adalah mengontrol suhu proses ekstruder secara tepat untuk mengontrol arus ekstruder, sehingga mencapai plastisisasi yang optimal.

Langkah 1: Menetapkan Tolok Ukur

Pertama, temukan nilai arus ekstruder yang menghasilkan bahan lembaran yang dapat diterima dengan formulasi dan peralatan Anda saat ini. Nilai ini adalah “arus target” Anda.”

Langkah 2: Kontrol Suhu yang Dikategorikan untuk “Seret” yang Akurat”

Jika arus ekstruder terlalu rendah, ini mengindikasikan plastisisasi yang tidak mencukupi dan bahannya terlalu licin. Inilah yang perlu Anda lakukan:

  • Tingkatkan suhu di zona 3 dan 4: Zona ini sangat penting untuk plastisisasi dan kompresi. Naikkan suhu yang disetel secara moderat (misalnya, 2-3°C). Hal ini akan meningkatkan viskositas lelehan material, sehingga meningkatkan resistensi rotasi sekrup dan meningkatkan arus ekstruder.
  • Sesuaikan suhu berikutnya sebagaimana mestinya: Setelah suhu di zona plastisisasi naik, naikkan sedikit suhu di lima zona berikutnya, inti pertemuan, dan cetakan untuk memastikan kelancaran perjalanan material.

Langkah 3: Ambil langkah kecil dan amati dengan sabar

Penyesuaian suhu bukanlah proses yang dilakukan satu kali. Setelah setiap penyesuaian, biarkan peralatan selama 15-20 menit untuk menstabilkan dan terus amati perubahan arus unit utama. Jangan terburu-buru untuk mendapatkan hasil yang cepat; terus lakukan penyetelan hingga arus unit utama stabil mendekati arus target Anda.

Langkah 4: Verifikasi hasilnya dan rasakan perubahannya

Setelah arus unit utama stabil, ketangguhan lembaran yang dihasilkan akan meningkat secara signifikan. Anda dapat melakukan uji tekukan sederhana pada sampel untuk mengamati perubahan ketangguhannya. Jika ketangguhannya memenuhi persyaratan, selamat! Anda telah menguasai teknologi inti untuk memecahkan masalah.

4. Tiga strategi utama untuk menghilangkan kerusakan lembaran

  1. Lupakan rumusnya, fokuslah pada plastisisasi: Plastisisasi yang buruk adalah penyebab utama kerusakan lembaran.
  2. Ganti perasaan Anda dengan data: Arus unit utama adalah indikator yang paling dapat diandalkan untuk mengetahui tingkat plastisisasi.
  3. Menguasai kontrol suhu dan mendominasi produksi: Belajar menyesuaikan suhu proses secara tepat untuk mengontrol arus yang mengalir melalui mesin utama adalah alat pemecahan masalah utama.

Pendekatan manajemen ilmiah ini tidak hanya menghilangkan kerusakan papan tetapi juga meningkatkan sifat mekanis keseluruhan produk Anda, meningkatkan kualitas produk Anda ke tingkat yang lebih tinggi.

WhatsApp

Untuk pertanyaan, silakan hubungi

Rallychem Akan Dengan Senang Hati Membantu Anda!

+86 13456396233